Bertahan dalam Penderitaan: Studi Eksegesis 2 Timotius 4:1-8

Penulis

  • Panuel Yabes Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.69668/sejati.v1i2.62

Kata Kunci:

penderitaan, Paulus, Timotius

Abstrak

Dalam 2 Timotius 4:1-8, Paulus mengingatkan Timotius tentang pentingnya bertahan dalam penderitaan sebagai seorang pelayan Tuhan, dengan menegaskan bahwa di hadapan Allah dan Kristus Yesus, yang akan menghakimi hidup dan mati, setiap orang harus setia dalam memberitakan Firman. Paulus mendorong Timotius untuk tetap teguh meskipun akan ada tantangan dan penolakan, serta mengingatkan bahwa penderitaan adalah bagian dari panggilan pelayanan. Ia menekankan bahwa dengan tekad dan keberanian, Timotius harus menjalankan tugasnya, karena pada akhirnya, iman yang dipertahankan akan menghasilkan mahkota kebenaran yang dijanjikan oleh Tuhan bagi setiap orang yang mencintai-Nya. Dalam beberapa tulisan di Alkitab, termasuk 2 Timotius 1:8, 2:3, dan 3:11, Paulus mengingatkan bahwa penderitaan adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan Kristen, di mana setiap orang percaya dipanggil untuk memikul salib. Penderitaan ini bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai bukti iman yang teguh kepada Kristus, yang menunjukkan komitmen dan kesetiaan dalam mengikuti Injil. Dengan demikian, realitas penderitaan menjadi tanda bahwa seseorang benar-benar mengikuti panggilan Kristus dalam hidupnya.

Referensi

Aristoteles, Retorika Seni Berbicara (Yogyakarta: Penerbit Basabasi, 2018).

Aritonang, U. E., & Sianipar, M. H. (2024). PEMURIDAN PAULUS KEPADA TIMOTIUS : ANALISA HISTORIS. 1407(November), 14–17.

Barclay, J. M. G. (2015). Paul and the Faithfulness of God. In Scottish Journal of Theology (Vol. 68, Issue 2, pp. 235–243). JSTOR. https://doi.org/10.1017/S0036930615000071

Bengu, R. T. (2023). Analisis 1 Timotius 4:12 Sebagai Landasan Teologis Untuk Membentuk Karakter Guru Pak Dalam Menghadapi Era Society 5.0. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 4(2), 171–185. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v4i2.135

Butarbutar, A., Tinggi, S., Katharos, T., & Bekasi, I. (2022). Analysis of Criteria for a Servant of God in the Transitional Era Based on 2 Timothy 4 : 6-7 Analisis Kriteria Seorang Pelayan Tuhan di Era Transisi Berdasarkan 2 Timotius 4 : 6-7. 1(2), 172.

Dilla, M. (2016). Kajian Biblikal Spiritualitas Hamba Tuhan Berdasarkan 2 Timotius 2:1-13. Manna Rafflesia, 3(1), 76–101. https://doi.org/10.38091/man_raf.v3i1.67

Dwiraharjo, S. (2020). Kritik Retoris: Suatu upaya Memahami Teks Alkitab dari Sudut Latar Belakang Retorika. Kurios, 6(2), 271. https://doi.org/10.30995/kur.v6i2.218

Friberg, T., & Friberg, B. (2000). Friberg Analytical Lexicon to the Greek New Testament. Baker.

George Eldon Ladd. (1999a). Teologi Perjanjian Baru II. Bandung: Kalam Hidup, 201–202.

George Eldon Ladd. (1999b). Teologi Perjanjian Baru II. Malang: Gandum Mas, 201–202.

Gulo, M. (2023). Implementasi Konsep “Penuhilah Panggilan Dan Pelayananmu” Berdasarkan 2 Timotius 4:1-5 Bagi Hamba Tuhan Masa Kini. SESAWI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 5(1), 61–76. https://doi.org/10.53687/sjtpk.v5i1.182

Hidayat, E. A. (2017a). Iman di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani. Melintas, 32(3), 285. https://doi.org/10.26593/mel.v32i3.2695.285-308

Hidayat, E. A. (2017b). Iman di Tengah Penderitaan: Suatu Inspirasi Teologis-Biblis Kristiani. In Melintas (Vol. 32, Issue 3, p. 285). Melintas. https://doi.org/10.26593/mel.v32i3.2695.285-308

Jarid, A. F. (2023). Kajian Hermeneutik 2 Timotius 1: 5-6, tentang Teladan Keluarga Timotius dan Implikasinya bagi Keluarga Kristen Masa Kini. Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja.

Kennedy, G. A. (2014). New Testament Interpretation Through Rhetorical Criticism. In New Testament Interpretation Through Rhetorical Criticism. UNC Press Books. https://doi.org/10.5149/9781469616254_kennedy

Marthen, E., & DOMINGGUS, D. (2021). Memahami Penderitaan Dalam 1 Petrus 4:12-19 Dan Implikasinya Dengan Situasi Pandemi Covid 19. Diegesis : Jurnal Teologi, 6(1), 20–35. https://doi.org/10.46933/dgs.vol6i120-35

Panjaitan, F. (2021). Penderitaan sebagai Jalan Mistik Menuju Kesatuan Hidup bersama Kristus: Belajar dari Perjalanan Paulus Ke Sorga (2 Korintus 12:1-10). Religious: Jurnal Studi Agama-Agama Dan Lintas Budaya, 5(2), 271–280. https://doi.org/10.15575/rjsalb.v5i2.12677

Pardede, R. J. (2023). Rancang bangun teologi misi entrepreneurship. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 13(1), 151–179. https://doi.org/10.51828/td.v13i1.328

Rantesalu, M. B. (2020). Penderitaan dari Sudut Pandang Teologi Injili. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(2), 126–135. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i2.46

Rusmanto, A., & Saptono, Y. J. (2022). Teologi Paulus tentang Pengharapan Hidup Kekal dalam Surat Titus. Jurnal EFATA: Jurnal Teologi Dan Pelayanan, 9(1), 33–43. https://doi.org/10.47543/efata.v9i1.79

Sirait, D. M. (2023). Pengaruh Komitmen Dalam Melayani Berdasarkan 2 Timotius 4:5 Terhadap Kinerja Pelayan di GBI Hotel Pelangi Medan. REI MAI: Jurnal Ilmu Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 105–111. https://doi.org/10.69748/jrm.v1i2.76

Sitanggang, M. H. (2022). Kebahagiaan dan Penderitaan dalam Hidup Menggereja di Era Disrupsi: Analisis Surat Filipi. Jurnal Teologi Gracia Deo, 4(2), 369–382. https://doi.org/10.46929/graciadeo.v4i2.89

Stefanie, D. (2018). Analisis Teologi Penderitaan Paulus Dalam Surat 2 Timotius 2: 1-13. November, 85. http://repository.seabs.ac.id/bitstream/handle/123456789/703/06. Debora Stefanie_ Analisa Teologi Penderitaan Paulus Dalam Surat 2

Timotius 2 1-13.pdf?sequence=1

Tamba, G. W., Situmorang, I., Siburian, H., & Gunawan Pasaribu, A. (2023). Model Pembinaan Warga Gereja Menurut Kitab 2 Timotius. Ilmiah Multidisiplin, 1(1), 86–91.

Diterbitkan

2024-12-29

Cara Mengutip

Yabes, P. (2024). Bertahan dalam Penderitaan: Studi Eksegesis 2 Timotius 4:1-8. Student Evangelical Journal Aiming At Theological Interpretation, 1(2), 131–146. https://doi.org/10.69668/sejati.v1i2.62