Regenerasi Monergisitik Sebagai Bentuk Kedaulatan Mutlak Allah dalam Kelahiran Baru Orang Percaya: Kajian Teologis Yohanes 3:1-8
DOI:
https://doi.org/10.69668/sejati.v1i2.60Kata Kunci:
sovereignty of God, regeneration, monergistic, John 3:1-8Abstrak
Doktrin regenerasi telah melahirkan berbagai pemahaman yang berbeda diantara pemikir Kristen maupun jemaat awam. Sebagian meyakini bahwa lahir baru adalah proses yang terjadi selama perjalanan hidup kekristenan. Beberapa yang lain menghubungkan lahir baru dengan sakramen baptisan air. Di sisi lain terdapat kontroversi tajam antara ada (synergistic) atau tidaknya (monergistik) keterlibatan manusia dalam pengalaman lahir baru orang percaya. Melalui metode kualitatif deskriptif penulis meneliti sumber kepustakaan dari para penulis terkait. Sebagai hasil, peneliti menemukan bahwa kelahiran baru secara biblika bersifat monergistik. Kebenaran ini tergambar dengan jelas dalam penggunaan istilah gennao anothen oleh Yesus dalam Injil Yohanes 3:3. Analogi angin yang juga digunakan oleh Yesus untuk menggambarkan sifat independen, misteri, invisible, vital, nirinstrument dan tindakan Roh Kudus yang bersifat seketika, memperkuat pandangan monergistik. Sifat kerusakan total pada manusia, merupakan bukti kuat lainnya. Fakta ini membuktikan bahwa kelahiran baru orang percaya sepenuhnya merupakan karya berdaulat Allah tanpa sedikitpun kontribusi manusia.
Referensi
Barrett, M. (2011). Reclaiming Monergism: The Case for Sovereign Grace in Effectual Calling and Regeneration. The Southern Baptist Theological Seminary.
Bauer, W., & Danker, F. W. (2013a). A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. In F. W. Danker (Ed.), A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature (3rd ed.). University of Chicago Press. https://doi.org/10.7208/chicago/9780226028958.001.0001
Bauer, W., & Danker, F. W. (2013b). A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. In A Greek-English Lexicon of the New Testament and Other Early Christian Literature. The University of Chicago Press. https://doi.org/10.7208/chicago/9780226028958.001.0001
Berkhof, L. (1993). Teologi Sistematika Jil. V. Lembaga Reformed Injili Indonesia.
Berkhof, L. (2009). Summary of Christian Doctrine Table of Contents : (Vol. 11, Issue 14). Wm B. Eerdmans Publisher Company.
Best, B. E. (1995). Regeneration and Conversion. WEBBMT.
Bloom, N., & Reenen, J. Van. (2013). The Moody Handbook of Theology 1. In NBER Working Papers. Literatur SAAT.
Boice, J. M. (1986). Dasar-dasar Iman Kristen. In L. Wahyuni (Ed.), Surabaya: Momentum. Penerbit Momentum.
Demarest, B., & Feinberg, J. S. (2006). The Cross and Salvation: The Doctrine of Salvation (J. S. Feinberg (ed.)). Crossway Books.
Hill, A. C. (1920). The Work of the Holy Spirit. In The Expository Times (Vol. 32, Issue 1). Christian Classics Ethereal Library.
https://doi.org/10.1177/001452462003200106
Hucheson, G. (1959). Exposition of the Gospel According to John. Kregel Publications.
Indarjono, R., & Silaban, M. (2022). Revitalisasi Kristen: Tinjauan Historis Konsep Kelahiran Kembali dan Signifikansinya bagi Orang Kristen. EPIGRAPHE: Jurnal Teologi Dan Pelayanan Kristiani, 6(1). https://doi.org/10.33991/epigraphe.v6i1.83
Jacobs, A. (2024). The Holy Spirit. In B. Ashali (Ed.), The Theology of The United Church of Canada. Zondervan. https://doi.org/10.51644/9781771123983-009
Johnson, R. (2023). The Work of the Spirit in Salvation. Crossway.
Kurniawan, J. (2018). Kajian Eksegetikal tentang Kelahiran Baru Menurut Yohanes 3:1-8. Jurnal Teologi Gracia Deo, 1(1). https://doi.org/10.46929/graciadeo.v1i1.17
Kuyper, A. (2015). Saved by Grace Alone. Momentum.
Leppin, V. (2015). The bondage of the will, 1525. In The Annotated Luther: Volume 2: Word and Faith. Eerdmands. https://doi.org/10.2307/j.ctt13wwwwt.11
McDermott, S. J., J. M. (2021). The Biblical Doctrine of KOINQNIA. In Biblische Zeitschrift (Vol. 19, Issue 2). Monergism Books. https://doi.org/10.30965/25890468-01902004
Murray, J. (1955). Redemption Accomplished and Applied by John Murray. Wm. B. Eerdmans.
Nasution, S. (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif (Bandung). Tarsito. In Library. Fis. Uny. Ac. Id/Opac/Index. Php. Tarsito.
Packer, J. I. (2018). Knowing God. In Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. (20th Anniv). IVP Books.
Palmer, E. H. (2008). Lima Pokok Calvinisme - Edisi Revisi (ed. 3). Momentum.
Smith, J. (2021). The Power of the Word in Regeneration. Baker Academic.
Sproul, R. C. (1996). Kaum Pilihan. Literatur SAAT.
Sproul, R. C. (2016). What is Reformed Theology? Understanding the Basics. Baker.
Sproul, R. C. (2014). Kebenaran-Kebenaran Dasar Iman Kristen. Literatur SAAT.
Suhadi, S., & Sunarko, A. S. (2021). Makna Dilahirkan Kembali Bagi Orang Percaya Masa Kini. Jurnal Teologi Berita Hidup, 4(1), 206–220. https://doi.org/10.38189/jtbh.v4i1.98
Taylor, M. (2019). God’s Grace in Salvation. InterVarsity Press.
Thompson, M. M. (2006). The gospel according to John. In The Cambridge Companion to the Gospels. Eerdmans. https://doi.org/10.1017/CCOL0521807662.010
Trueman, C. R. (2004). Calvin and calvinism. In The Cambridge Companion to John Calvin (Vol. 5). Baker. https://doi.org/10.1017/CCOL0521816475.013
Wilson, E. (2020). Created Anew: The Doctrine of Regeneration. Broadman & Holman.