Reinterpretasi Keluaran 28 Tentang Etika Berpakaian Hamba Tuhan di Mimbar Menghadapi Era Disrupsi
DOI:
https://doi.org/10.69668/sejati.v3i1.214Kata Kunci:
Keluaran 28; etika berpakaian; hamba Tuhan; era disrupsi; reinterpretasi.Abstrak
Era disrupsi telah melahirkan pergeseran persepsi yang signifikan terhadap etika berpakaian hamba Tuhan di mimbar, sehingga diperlukan reinterpretasi teks Keluaran 28 yang menjadi fondasi teologis bagi pakaian jabatan imam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip kekudusan dalam Keluaran 28, menganalisis tantangan etis di era disrupsi, serta merumuskan reinterpretasi yang kontekstual namun tetap alkitabiah. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui tiga langkah utama: eksegesis teks Ibrani Keluaran 28, kajian literatur tentang era disrupsi, dan reinterpretasi hermeneutis dengan pembedaan bentuk dan fungsi. Pembahasan menghasilkan tiga sub bab, yaitu prinsip kekudusan pakaian imam yang meliputi efod, tutup dada, serban, dan celana lenan; etika berpakaian di era disrupsi yang menekankan keseimbangan antara kontekstualisasi dan kekudusan; serta reinterpretasi Keluaran 28 yang menerjemahkan fungsi teologis seperti menanggung umat dan menutup aurat ke dalam praktik masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip kekudusan dalam berpakaian bersifat universal dan tetap relevan, namun penerapannya membutuhkan kepekaan kontekstual tanpa mengorbankan otoritas firman Tuhan.
Referensi
Baskoro, P. K., & Yermianto, S. (2021). Model kepemimpinan rohani di era disrupsi. Jurnal Lentera Nusantara, 1(1), 81–95. https://jurnal.sttkn.ac.id/index.php/Lentera/article/view/135/65
Blackburn, W. R. (2012). The God Who Makes Himself Known: The Missionary Heart of the Book of Exodus. InterVarsity Press.
Dreyer, W. A. (2020). The priesthood of believers: The forgotten legacy of the reformation. HTS Teologiese Studies/Theological Studies, 76(4). https://doi. org/10.4102/hts.v76i4.6021
El Guindi, F. (1999). Veiling resistance. Fashion Theory, 3(1), 51–80. https://doi.org/10.2752/136270499779165626
Gesenius, W., & Tregelles, S. P. (2003). Gesenius’ Hebrew and Chaldee Lexicon to the Old Testament Scriptures. Logos Research Systems.
Giawa, M. (2025). Christian Religious Education Teachers’ Competence in Fostering Holiness (Exodus 28: 43): Evidence from UPTD SD Negeri 075106 Amandraya. Journal of Education and Religion, 1(6), 252–261. https://internationalleiden.com/didaktika-pedagogia/article/view/860/646
Ichwan, J. (2010). Integritas Pelayan Tuhan: 1 Samuel 2: 11-26. Jurnal Amanat Agung, 6(2), 323–328. https://scholar.google.com/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=INTEGRITAS+PELAYAN+TUHAN%3A+1+Samuel+2%3A+11-26&btnG=
Kristiawan, R. (2016). Pengenalan Pada Perjanjian Lama. KAO Press.
Kristiawan, R. (2025). Pembekalan Penulisan Jurnal Bertajuk “Mengubah Khotbah Menjadi Jurnal PkM” Pada Program Pascasarjana STT Kristus Alfa Omega. Tikkun-Olam: Jurnal Penelitian & PKM, 2(2), 171–184. https://doi.org/10.47530/jto.v2i2.286
Kristiawan, R. (2026a). Dari Teks Kuno ke Hidup: Mengenal, Mempraktekkan, dan Menerapkan Eksegesis Narasi Perjanjian Lama di Jaman Now. Penerbit Mafy.
Kristiawan, R. (2026b). Hikmat Sebagai Berkat dan Fondasi Pemerintahan Salomo: Sebuah Kajian Teologis-Historis. SERVITA DEI: Jurnal Teologi Dan Pendidikan Kristen, 1(2), 122–140. https://ejournal.sttiefratasidoarjo.ac.id/index.php/servitadei/article/view/7
Leithart, P. J. (1999). Attendants of Yahweh’s house: Priesthood in the Old Testament. Journal for the Study of the Old Testament, 24(85), 3–24. https://doi.org/10.1177/030908929902408501
Lemański, J. (2024). Ephod–What Was It and What Was Its Use? A Question About the Potential Way Forward in the Development of Its Role in the Old Testament Texts. Verbum Vitae, 42(4), 981–995. https://www.ceeol.com/search/article-detail?id=1291909
Luna, S., & Pennock, M. J. (2018). Social media applications and emergency management: A literature review and research agenda. International Journal of Disaster Risk Reduction, 28, 565–577. https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2018.01.006
Michael, K. S. (2019). Wearing your heart on your sleeve: the surveillance of women’s souls in evangelical Christian modesty culture. Feminist Media Studies, 19(8), 1129–1143. https://doi.org/10.1080/14680777.2018.1490915
Mott, S. (2011). Biblical ethics and social change. Oxford University Press.
Mubarok, A. S., Pratama, Y., & Liansi, T. (2024). Analisis dekonstruksi Jacques Derrida dalam pergeseran makna pakaian. Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 6(2), 139–154. https://doi.org/10.24042/ijitp.v6i2.24351
Odih, P. (2014). Visual Media and Culture of ‘Occupy.’ Cambridge Scholars Publishing.
Pardede, Z. (2019). Rancang bangun teologi “kekudusan” tentang hamba Tuhan sebagai pemimpin Kristen menurut Kitab Yosua. KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta, 1(2), 100–117. https://doi.org/10.47167/kharis.v1i2.20
Ribeiro, A. (2026). Dress and morality. Bloomsbury Publishing.
Richards, L., & Bredfeldt, G. (2020). Creative bible teaching. Moody Publishers.
Sahardjo, H. P. (2018). Pengembangan Kualifikasi dan Peran-Peran Pelayan Hamba Tuhan. Te Deum (Jurnal Teologi Dan Pengembangan Pelayanan), 7(2), 145–177. https://doi.org/10.51828/td.v7i2.49
Sari, S. K., & Retjelina, D. (2022). Disiplin Hidup Sederhana: Karakteristik Hamba Tuhan Pentakosta. Logia, 4(1), 40–57. https://doi.org/10.37731/log.v4i1.116
Simamora, D. F., Hasugian, E. L., Harianja, K. N., Malau, T. F., Napitupulu, M. B., & Nababan, D. (2022). Pandangan Iman Kristen: Bolehkah Wanita Kristen Berpakaian Terbuka? Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 1(4), 110–116. https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/36
Situmorang, J. C. J., & Sitopu, E. (2025). Pedagogy of Holiness: Exploring PAK Teachers’ Competence in Forming Students’ Awareness of Sacred Living (Reflections on Exodus 28: 43). Journal of Christian Pedagogy and Theology, 1(2), 165–174.
Staniloae, D. (2023). Prayer & Holiness: The Icon of Man Renewed in God (Vol. 82). SLG Press.
Susilo, A., & Baskoro, P. K. (2024). Tantangan kepemimpinan Kristen di era disrupsi dalam gereja Tuhan. Ritornera-Jurnal Teologi Pentakosta Indonesia, 4(2), 116–134. https://doi.org/10.54403/rjtpi.v4i2.93
Tiemeyer, L.-S. (2019). The Seer and the Priest: The Case of the So-called Linen Ephod. In Prophecy and Its Cultic Dimensions (pp. 135–151). Vandenhoeck & Ruprecht.
Touati, C. (2016). Efficacious Writing: The Inscription of the Rosette on the High Priest’s Forehead and the Egyptian Reception of Exodus 28. In Writing the Bible (pp. 144–158). Routledge.
Vosburg, D. P. R. (2025). “I Thank God We’re Rich”: Justifying Economic Inequality in an Evangelical Congregation. Journal for the Scientific Study of Religion, 64(3), 303–316. https://doi.org/10.1111/jssr.70001
William L. Holladay. (2015). A Concise Hebrew and Aramaic Lexicon of The Old Testament (3rd ed.). William B. Erdmans Publishing Company.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Lucky Yohanes Siswandi, Yuli Wahyu Setyowati, Ragil Kristiawan

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.

ENCE TOOLS








