PLAGIARISM POLICY
Journal Of Society Empowerment Publications berkomitmen menjaga orisinalitas, integritas akademik, dan etika publikasi dengan menerapkan kebijakan antiplagiarisme yang ketat, transparan, dan bertanggung jawab pada setiap naskah Pengabdian kepada Masyarakat yang dikirimkan dan diterbitkan.
Policy Statement
Journal Of Society Empowerment Publications mewajibkan setiap naskah yang dikirimkan merupakan karya asli penulis, belum pernah diterbitkan, tidak sedang diproses di jurnal lain, dan bebas dari plagiarisme, duplikasi publikasi, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi sitasi, serta pelanggaran etika publikasi lainnya.
Plagiarisme dalam bentuk apa pun tidak dapat diterima. Setiap ide, teori, data, kutipan, tabel, gambar, instrumen, dokumen, atau materi lain yang berasal dari sumber lain harus dikutip dan dicantumkan secara benar sesuai gaya referensi yang ditetapkan oleh jurnal.
Kebijakan ini berlaku untuk seluruh tahapan publikasi, mulai dari submission, desk review, peer review, copyediting, produksi artikel, hingga pascapublikasi. Apabila pelanggaran ditemukan setelah artikel diterbitkan, editor dapat melakukan koreksi, menerbitkan pernyataan editorial, atau menarik artikel sesuai tingkat pelanggaran.
Definition of Plagiarism
Plagiarisme adalah tindakan menggunakan ide, kata-kata, data, hasil, gambar, tabel, struktur tulisan, atau karya orang lain tanpa atribusi yang benar, sehingga seolah-olah karya tersebut merupakan hasil pemikiran atau karya sendiri.
Plagiarisme juga dapat terjadi ketika penulis menggunakan kembali karya sendiri secara berlebihan tanpa sitasi yang tepat, menerjemahkan karya orang lain tanpa menyebut sumber, atau melakukan parafrasa yang tidak memadai untuk menyamarkan sumber asli.
Types of Plagiarism
Journal Of Society Empowerment Publications mengidentifikasi beberapa bentuk plagiarisme dan pelanggaran orisinalitas sebagai berikut:
Direct Plagiarism
Menyalin kata, kalimat, paragraf, tabel, gambar, atau bagian karya orang lain secara langsung tanpa tanda kutip, parafrasa yang benar, dan sitasi yang memadai.
Mosaic Plagiarism
Menggabungkan bagian-bagian dari berbagai sumber dengan perubahan kecil tanpa memberikan atribusi yang jelas kepada sumber asli.
Paraphrasing Plagiarism
Mengubah beberapa kata atau susunan kalimat dari sumber asli tetapi tetap mempertahankan gagasan utama tanpa menyebutkan sumber secara benar.
Self-Plagiarism
Menggunakan kembali bagian substansial dari karya sendiri yang telah diterbitkan sebelumnya tanpa sitasi, penjelasan, atau kontribusi baru yang memadai.
Translation Plagiarism
Menerjemahkan karya orang lain dari satu bahasa ke bahasa lain tanpa menyebutkan sumber asli atau tanpa izin apabila diperlukan.
Source-Based Plagiarism
Mengutip sumber yang salah, membuat referensi palsu, mencantumkan sumber yang tidak pernah digunakan, atau menyembunyikan sumber asli dari informasi yang digunakan.
Similarity Threshold
Setiap naskah yang dikirimkan ke Journal Of Society Empowerment Publications akan diperiksa menggunakan perangkat pendeteksi kemiripan. Batas maksimal similarity yang dapat diterima adalah 20%.
Namun, persentase similarity bukan satu-satunya dasar keputusan editorial. Editor juga akan memperhatikan distribusi kemiripan, sumber kemiripan, bagian yang terdeteksi, kualitas parafrasa, penggunaan kutipan langsung, kesesuaian sitasi, dan potensi pelanggaran etika publikasi.
Naskah dengan similarity di bawah 20% tetap dapat dikembalikan atau ditolak apabila ditemukan plagiarisme substansial, referensi palsu, data tidak valid, atau praktik penulisan yang tidak etis. Sebaliknya, naskah dengan similarity yang sedikit lebih tinggi dapat diminta revisi apabila kemiripan terutama berasal dari daftar pustaka, istilah teknis, template, atau bagian metodologis yang wajar.
Plagiarism Screening Process
Pemeriksaan plagiarisme dilakukan untuk memastikan bahwa naskah memenuhi standar orisinalitas dan etika publikasi sebelum diteruskan ke proses peer review atau sebelum dinyatakan layak terbit.
- Initial Screening: editor memeriksa kesesuaian naskah dengan Focus and Scope, Author Guidelines, dan kelengkapan naskah.
- Similarity Check: naskah diperiksa menggunakan perangkat pendeteksi kemiripan.
- Editorial Evaluation: editor mengevaluasi hasil similarity, distribusi kemiripan, dan potensi pelanggaran.
- Author Revision: penulis dapat diminta memperbaiki parafrasa, sitasi, atau bagian yang bermasalah.
- Review Decision: naskah yang memenuhi standar dapat dilanjutkan ke peer review, sedangkan naskah yang melanggar etika dapat ditolak.
- Post-Publication Review: artikel yang telah diterbitkan tetap dapat ditinjau apabila terdapat laporan plagiarisme atau pelanggaran orisinalitas.
Author Responsibilities
Penulis bertanggung jawab penuh atas orisinalitas dan integritas naskah yang dikirimkan. Penulis harus memastikan bahwa seluruh sumber yang digunakan telah dikutip secara benar, data disajikan secara jujur, dan tidak ada bagian naskah yang melanggar hak cipta atau etika akademik.
- Penulis wajib memastikan naskah belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diproses di jurnal lain.
- Penulis wajib mengutip setiap gagasan, teori, data, gambar, tabel, instrumen, dan dokumen yang berasal dari pihak lain.
- Penulis wajib menggunakan tanda kutip untuk kutipan langsung dan mencantumkan sumber secara tepat.
- Penulis wajib melakukan parafrasa secara benar tanpa menghilangkan atribusi kepada sumber asli.
- Penulis wajib memeriksa kembali seluruh referensi agar tidak terdapat referensi palsu atau tidak dapat diverifikasi.
- Penulis wajib menghindari penggunaan ulang karya sendiri secara berlebihan tanpa sitasi dan kontribusi baru.
- Penulis wajib memperoleh izin penggunaan materi pihak ketiga apabila diperlukan.
Acceptable and Unacceptable Practices
Acceptable Practices
- Mengutip sumber dengan benar sesuai gaya referensi jurnal;
- Melakukan parafrasa substantif dengan tetap mencantumkan sumber asli;
- Menggunakan kutipan langsung secara terbatas dengan tanda kutip dan sitasi;
- Mengembangkan laporan kegiatan menjadi artikel ilmiah dengan kontribusi baru;
- Menggunakan data sendiri secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan;
- Mencantumkan sumber untuk instrumen, modul, gambar, tabel, atau dokumen pihak ketiga.
Unacceptable Practices
- Menyalin teks dari sumber lain tanpa atribusi;
- Menggunakan karya orang lain seolah-olah karya sendiri;
- Mengubah sedikit kata dari sumber asli tanpa sitasi yang benar;
- Mengirimkan artikel yang sama ke lebih dari satu jurnal;
- Menggunakan referensi palsu atau sumber yang tidak pernah dibaca;
- Menggunakan AI untuk membuat data, kutipan, referensi, atau hasil palsu.
Self-Plagiarism and Redundant Publication
Self-plagiarism terjadi ketika penulis menggunakan kembali bagian penting dari karya sendiri yang telah diterbitkan tanpa menyebutkan sumber atau tanpa memberikan kontribusi ilmiah baru yang memadai. Journal Of Society Empowerment Publications tidak menerima naskah yang hanya merupakan pengulangan dari laporan, artikel, prosiding, atau publikasi sebelumnya.
Apabila naskah dikembangkan dari laporan Pengabdian kepada Masyarakat, prosiding, repositori, atau dokumen institusional, penulis harus menjelaskan kontribusi baru, memperbarui kajian pustaka, memperdalam analisis, menyajikan pembahasan ilmiah, dan mengutip dokumen sebelumnya secara tepat.
Artificial Intelligence and Plagiarism
Penggunaan Artificial Intelligence untuk membantu penulisan akademik harus dilakukan secara jujur, terbatas, dan bertanggung jawab. AI tidak boleh digunakan untuk menghasilkan naskah penuh tanpa kontribusi intelektual penulis, membuat data palsu, menciptakan referensi palsu, menyamarkan plagiarisme, atau mengubah karya orang lain agar tampak orisinal.
Penulis wajib memverifikasi seluruh informasi, kutipan, referensi, data, dan argumen yang dibantu oleh AI. Penulis juga wajib mengungkapkan penggunaan AI apabila digunakan secara substantif dalam penyusunan naskah.
Artificial Intelligence tools tidak dapat dijadikan penulis, tidak dapat bertanggung jawab atas isi naskah, dan tidak dapat menggantikan tanggung jawab akademik penulis terhadap orisinalitas, akurasi, serta integritas publikasi.
Plagiarism in Community Service Contexts
Dalam artikel Pengabdian kepada Masyarakat, plagiarisme tidak hanya berkaitan dengan teks, tetapi juga dapat terjadi pada metode, model pendampingan, modul pelatihan, instrumen evaluasi, dokumentasi kegiatan, foto, testimoni, dan data mitra.
Penulis wajib menyebutkan sumber apabila menggunakan modul, bahan pelatihan, instrumen, model pemberdayaan, materi gerejawi, materi pastoral, data komunitas, atau pendekatan yang dikembangkan oleh pihak lain.
Klaim dampak program harus didasarkan pada data dan bukti yang valid. Mengambil hasil, dokumentasi, atau testimoni dari kegiatan pihak lain dan menyajikannya sebagai hasil program sendiri merupakan pelanggaran etika publikasi yang serius.
Editorial Actions
Apabila ditemukan indikasi plagiarisme atau pelanggaran orisinalitas, editor dapat mengambil tindakan sesuai tahap proses publikasi dan tingkat pelanggaran.
Sanctions for Plagiarism
Tindakan terhadap pelanggaran plagiarisme akan disesuaikan dengan tingkat keseriusan, niat pelanggaran, dampak terhadap integritas publikasi, dan tahap proses editorial.
- Naskah dapat dikembalikan untuk perbaikan apabila masalah bersifat ringan dan dapat diperbaiki.
- Naskah dapat ditolak apabila ditemukan plagiarisme substansial atau pelanggaran serius.
- Artikel yang telah diterbitkan dapat dikoreksi, diberi pernyataan editorial, atau diretraksi.
- Penulis dapat diminta memberikan klarifikasi resmi kepada editor.
- Jurnal dapat memberi tahu institusi penulis apabila pelanggaran serius terbukti.
- Penulis yang terbukti melakukan pelanggaran serius dapat dibatasi untuk mengirimkan naskah ke jurnal dalam periode tertentu.
Post-Publication Plagiarism Reports
Journal Of Society Empowerment Publications menerima laporan dari pembaca, penulis, reviewer, institusi, atau pihak lain apabila terdapat dugaan plagiarisme pada artikel yang telah diterbitkan.
Laporan harus disampaikan secara tertulis kepada editor atau pengelola jurnal dengan menyertakan informasi yang jelas, bukti pendukung, sumber asli yang diduga diplagiasi, dan identitas pelapor yang dapat diverifikasi.
Editor akan meninjau laporan secara adil, meminta klarifikasi dari penulis apabila diperlukan, dan mengambil tindakan sesuai kebijakan etika publikasi jurnal.
Guidelines to Prevent Plagiarism
Penulis disarankan melakukan langkah-langkah berikut untuk mencegah plagiarisme:
- Menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote.
- Mencatat sumber sejak awal proses penulisan.
- Membedakan antara gagasan sendiri, hasil program sendiri, dan informasi dari sumber lain.
- Melakukan parafrasa dengan memahami gagasan sumber, bukan hanya mengganti kata.
- Menggunakan kutipan langsung secara terbatas dan sesuai kebutuhan.
- Memeriksa semua referensi agar akurat, relevan, dan dapat diverifikasi.
- Melakukan pengecekan similarity sebelum mengirimkan naskah.
- Mengungkapkan sumber data, instrumen, modul, atau pendekatan yang digunakan dalam program PkM.
Author Declaration of Originality
Dengan mengirimkan naskah ke Journal Of Society Empowerment Publications, penulis menyatakan bahwa:
- Naskah merupakan karya asli penulis;
- Naskah belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diproses di jurnal lain;
- Semua sumber telah dikutip dan dicantumkan dengan benar;
- Data, hasil, dokumentasi, dan klaim dampak disajikan secara jujur;
- Penulis bertanggung jawab atas seluruh isi naskah;
- Penulis bersedia menerima tindakan editorial apabila ditemukan pelanggaran plagiarisme atau etika publikasi.
Commitment to Originality and Publication Integrity
Journal Of Society Empowerment Publications berkomitmen menjaga orisinalitas, kejujuran akademik, dan integritas publikasi ilmiah demi mendukung Pengabdian kepada Masyarakat yang bermutu, etis, berdampak, dan bermanfaat bagi gereja, jemaat, komunitas Kristen, serta masyarakat luas.

ENCE TOOLS







